Minggu, 16 Agustus 2009

Siomay komplit

Description:
Barusan Mimi bikin Siomay. Jadinya banyak banget, sepanci gede!!! Padahal beli bahan-bahan pelengkapnya cuma @ 2000 perak. Kaya'nya malam ini tukang siomay yg sering lewat bakal gak laku deh, karena sebagian siomay ini mau mimi bagiin ke tetangga ^___^
Jadi ada ide, kalo ada potluck party mau bawa Siomay aja ahhhh...bikinnya gampang, murah meriah dan jadinya banyak
BTW, resep siomay yg ini beda sama yg mimi posting di awal-awal dulu (http://dugaribunch.multiply.com/journal/item/14/Siomay). Kalo Mimi bilang sih enakan yg kali ini, karena hasil modifikasi dari berbagai resep

Ingredients:
Bahan Siomay :
- 500gr daging ikan tenggiri / kakap, haluskan
- 10 butir bawang merah, haluskan
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 1 sdt lada halus
- 1 batang daun bawang, iris-iris
- 350 gr tepung kanji
- 75 - 100 gr tepung terigu
- 2 butir telur ayam ukuran besar
- air secukupnya (kira-kira 100-150 ml)
- 150gr bengkuang, serut halus
- 3 sdt garam
- 3 sdt gula
- 1 sdt baking powder
- Kalo suka bisa ditambah 1 sdt chicken powder

Bahan bumbu kacang :
- 250 gr kacang tanah, goreng lalu haluskan bersama kulitnya
- 5 siung bawang putih
- 10 cabe merah, atau sesuai selera
- 10 cabe rawit atau sesuai selera
- 5 - 6 butir kemiri
- 1 sdm gula merah yg sudah disisir
- 2 sdm garam
- 3 sdt gula
- 2 sdt cuka
- 2 - 3 gelas air
- minyak untuk menumis

Bahan pelengkap
- Pare, potong-potong lalu buang bijinya lalu isi dengan adonan siomay
- Kentang rebus
- Tahu, potong segitiga, goreng sebentar. Keruk sebagian lalu isi dengan adonan siomay
- Tahu mentah, potong segitiga.
- Keruk sebagian lalu isi dengan adonan siomay
- Telur rebus, belah dua
- Kol. Buang pangkalnya yg keras. Rebus sebentar lalu digulung/ dilipat
- Kecap manis
- Jeruk limo


Directions:
siomay.jpg

Cara membuat :
- campur semua bahan siomay (kecuali air, daun bawang dan bangkuang). Aduk-aduk sampai rata. tambahkan air sedikit sedikit sampai adonan tidak terlalu lengket dan bisa dibentuk. Aduk dengan sendok kayu, jangan terlalu banyak diuleni dengan tangan karena siomay bisa jadi alot (ini ilmu dari bikin pempek). Kalo mau gampang kaya' mimi aja, pake food processor :D
Setelah adonan rata baru masukkan daun bawang dan bangkuang serut.

- Isikan adonan ke dalam kulit pangsit, pare & tahu. Sisa adonan bentuk bulat dengan bantuan 2 buah sendok lalu direbus dengan air mendidih sampai mengapung. . Angkat dan sisihkan
- Kukus semua sampai matang (kecuali siomay yg sudah direbus), kurang lebih 15-20 menit . Jaring-jaring kukusan sebelumnya dioles minyak sayur dulu supaya tidak lengket. Kalau mau pakai kulit pangsit bisa dengan bantuan cetakan bolu kukus yg telas dioles minyak sayur. Letakkan kulit pangsit dalam cetakan, atur supaya rapi baru diisi adonan.

- cara membuat sambal :
- Tumis cabe, bawang dan kemiri sampai layu. Lalu haluskan
- Campur bumbu yg sudah dihaluskan bersama kacang tanah, air dan bumbu2 lainnya. Kalau kurang halus bisa diblender sebentar.
- Panaskan dengan api kecil sambil diaduk sampai mendidih. Kalau terlalu kental bisa ditambah air lagi.Icip-icip,kalau perlu perbaiki rasanya.
- Sajikan siomay dengan pelengkapnya bersama sambal kacang. Beri kecap manis & perasan jeruk limo

Senin, 03 Agustus 2009

Cumi saos tiram a la Mimi

Description:
Fresh dari kompor nehhh....rencananya dari rumah pingin beli ikan bawal buat dibakar, sampe pasar ngiler liat cumi yg gede-gede. Masak cumi nih harus tau tricknya karena kalo kelamaan rasanya jadi alot kaya sendal swallow :D Jadi harus dimasak cepat dengan api besar.

cumi

Ingredients:
- 1 kg cumi, bersihkan, potong dan kerat-kerat
- 4 sdm margarin untuk menumis
- 1 buah bawang bombay ukuran besar, potong-potong
- 3 siung bawang putih, geprek lalu cincang
- 1 ruas ibu jari jahe, geprek
- 4 sdm saus tiram
- 2 sdm Worcestershire Sauce
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdm saus tomat
- 1 sdm saus sambal, atau sesuai selera
- 1 sdm tepung maizena, encerkan dengan sedikit air

Directions:
- Tumis bawang putih dengan margarin sampai wangi, lebih enak kalau sedikit gosong
- Masukkan jahe dan bawang bombay, aduk sampai wangi.
- besarkan api, lalu masukkan cumi. Aduk sebentar. tambahkan bumbu lainnya. Aduk sampai rata
- Kentalkan dengan larutan maizena, aduk-aduk supaya meresap
- Angkat dan sajikan hangat

Minggu, 02 Agustus 2009

Belajar membaca



Marty lagi suka sekali belajar membaca. Well, bukan membaca sih sebenarnya melainkan mengeja huruf. Kan dia sudah hafal semua abjad, jadi aja kerjaannya 'baca' terus.
Belajarnya juga sambil lalu aja, karena marty nggak pernah mau kalau belajar serius.
Sebenarnya Mimi nggak pernah dengan sengaja mengajarkan. Awalnya karena dia selalu penasaran pingin nyalain laptop Mimi yg dipasang password BIOS. Akhirnya Mimi akalin. Password BIOSnya diganti seminggu sekali. Misalnya minggu ini ABCDE minggu depannya Mimi ganti lagi jadi FGHIJ. Begitu terus sampai akhirnya dia hafal semua huruf kapital (seperti yg tertera di tuts keyboard)
Cara dia menghafal juga lucu. Dia mengumpamakan setiap huruf dengan sesuatu, semua karangannya sendiri. Misalnya huruf B seperti kacamata, huruf C seperti makaroni atau huruf E seperti sisir, huruf J seperti gagang payung dan huruf L yg seperti sepatu. Ada juga yg unik, misalnya huruf F yg katanya seperti tang pengupas kabel atau huruf H yg seperti setir mobil (maksudnya lambang Honda di kemudi), huruf T seperti air mancur dan huruf Y seperti resluiting celana yg terbuka,hahahahaha. Banyak deh yang lucu, khas anak-anak lah pokoknya, Mimi nggak hafal satu persatu soalnya. Terusnya ada juga huruf yg tidak ada perumpamaan berupa benda, melainkan diperagakannya dengan anggota tubuh & gerakan badan. Huruf2 itu adalah A, K,M, N, W, Z (kalo nggak salah). Jangan ditanya deh gimana dia memperagakan huruf2 itu, akrobat pokoknya !!!
Tapi justru karena itu dia jadi cepat menghafal abjad.
Sekarang dia mulai bisa merangkai 2 huruf dan mulai bisa mereka-reka huruf yg ada di suatu kata. Misalnya dia tau di namanya (Martizar) ada huruf M, A, I dan R. Pokoknya setiap lihat tulisan yang terdiri dari huruf-huruf kapital pasti dieja nya.

Misalnya tadi nih. Dia sedang 'baca' tulisan yg ada di bola karet mainannya...

Marty : "F...O...R...Z...A... bacanya apa Mi???"
Mimi   : Forza *sambil ngajarin cara mengejanya*
Marty : M...I...L...A...N
Mimi   : Bacanya apa?
Marty : *dengan suara lantang dan PD* bacanya ceMILAN!!!!

Hahahahahaha...laper nak????

Kamis, 23 Juli 2009

Thanks, but no thanks...

Ini kejadian siang tadi...
Ceritanya seharian tadi kita berdua (Mimi sama Marty) ngiterin Ambas. Secara pakaian Marty udah pada cingkrang, jadi Mimi memutuskan sudah waktunya ganti isi lemarinya. Waktu makan siang si beibeh minta pizza. Jadi aja kita numpang ngaso di Pizza H*t (kaga ngaruh yak dikasih bintang-bintang juga...)
Sambil nunggu Pizza nya matang Marty makan sup. Nggak lama datang waitress bawa balon berbentuk pedang-pedangan. Si tante bilang "ini untuk adek balonnya" dan dijawab Marty dengan suara lantangnya yang cempreng "Nggak..nggak...terima kasih tante. Kalo mau ngasih Marty pizza aja, soalnya Marty nggak suka balon"

Si tante cengar-cengir blo'on sementara Mimi pura-pura sibuk baca majalah

Selasa, 21 Juli 2009

Numpang ngedumel yaaa....

Mau numpang ngedumel dulu ya….
Kemarin malam waktu lagi FB-an tau-tau dapat e-mail berisi teguran dari kakak kelas waktu di kampus dulu. Dia ini 2 angkatan di atas saya. Intinya sih dia nyuruh (nyuruh lo ya, bukan menyarankan) supaya saya nggak posting foto-foto tanpa jilbab.Ya ya ya, saya tau dia nyuruh hal yang benar. Tapi kan karena saya keras kepala jadi saya jawab aja gini “gue sih nggak masalahin secara itu foto-foto lama, lagian kan bisa di-setting  siapa aja yg bisa liat”

Dari jaman dulu saya (dan beberapa teman seangkatan) udah musuh bebuyutan sama si senior ini. Entah saya yang bandel atau dia yg sok bossy--ditambah fakta bahwa dia pernah ‘nembak’ dan ditolak oleh cowok yg kemudian macarin saya (dan sekarang jadi bapaknya anak saya, qiqiqiqi…)-- sehingga udah beberapa kali ada friksi di antara kita

Misalnya waktu saya doyan pake baby T-shirt ke kampus (lumayan culture shock  sih sebenarnya secara saya kuliah di kampus Islami). Waktu itu dia komentar “pake baju adek lo ya?” trus sambil ngeloyor saya jawab “bukan, baju ponakan”

Pernah juga saya lagi ngobrol sama sahabat (cowok). Kebetulan waktu itu pakaian kita sewarna dan sama-sama pakai kaca mata gagang kulit penyu a la Lisa Loeb. Tau-tau tanpa diundang si senior mendekati kita dan dengan judesnya ngomong “PD banget sih lu berdua, pake baju samaan, kacamata samaan, biar dibilang kembar? Kaya’ anak panti asuhan tau nggak…” Lalu dengan rumpinya sahabat saya nyolot “biarin aja sih, kita berdua cakep ini. Emangnya lu udah gak keren bla bla bla…” Alhamdulillah, saya nggak pelu capek-capek  jawab.

Pokoknya yang gitu-gitu deh, banyakan sih masalah gak penting dan norak untuk dimasalahin. Dan kalo buat dia nggak ada masalah dia nggak ngerasa perlu ngajak saya bicara, jadi di luar masalah-masalah norak itu kita nggak pernah ngobrol walaupun kadang ngambil kuliah yg sama.

Yang paling saya ingat (dan saya yakin beberapa teman saya juga masih ingat) adalah waktu kita terpaksa nginap di kampus waktu kita jadi panitia pertemuan himpunan mahasiswa teknik kimia se Indonesia. Waktu itu udah lewat tengah malam dan capeknya minta ampun. Saya dan beberapa teman memutuskan untuk tidur di mushollah yang ada di jurusan. Baru juga tidur beberapa menit si senior dating dan ngusir kita pake ngomel2 bilang kalo mushollah gak boleh buat tidur . Akhirnya kita pindah tidur ke Lab. Dan ya…seperti yang sudah bisa diduga setelah kita pindah justru si senior dan teman-temannya lah yang tidur di mushollah. Tape dehhhh….

Kembali ke e-mailnya semalam.  Gimana saya nggak ngedumel coba ya…Saya ini memang keras kepala, tapi saya open minded. Kalo dinasehatin suka kaya’ nggak dengerin padahal sebenarnya saya pikirin. Saya baru pake jilbab, belom genap 1,5thn. Jadi masih banyak yg harus saya pelajari supaya bisa jadi lebih baik. Seperti halnya untuk sampai pada keputusan mengenakan jilbab, masa-masa setelahnya pun penuh dengan proses. Terus terang saya nggak masalahin foto-foto lama saya tanpa jilbab itu karena seperti yg saya tulis tadi, bisa di setting siapa aja yg bisa lihat. Trus kenapa dong saya ngedumel nggak penting gini, menuh-menuhin inbox kalian? …karena diantara ratusan foto di FB senior saya itu saya nemuin fotonya waktu nikah. Dan guess what?...difoto itu dia tidak mengenakan jilbab,  dia lebih memilih berpakaian tradisional yg bling bling. Padahal dia sudah pakai jilbab sejak jaman kuliah dulu, jauh sebelum dia menikah.

Wajarkan kalo saya ngedumel??? Soalnya diteriakin maling oleh seorang maling…tape dehhhhhhhhh….